Showing posts with label Course Materials. Show all posts
Showing posts with label Course Materials. Show all posts

Friday, March 27, 2020

Perkreditan




Pengertian kredit memiliki keanekaragaman, dapat dimulai dari kata “Kredit” yang berasal dari Bahasa Yunani “Credere” yang berarti “kepercayaan” atau dalam Bahasa latin “Creditum” memiliki arti kepercayaan akan kebenaran. Dalam kehidupan sehari-hari, pengertian kredit berkembang luas, diantaranya sebagai berikut:
a. Kredit adalah kemampuan untuk melaksanakan suatu pembelian atau mengadakan suatu pinjaman dengan janji pembayaran akan ditangguhkan pada suatu jangka tertentu sesuai dengan kesepakatan.
b.    UU No. 10 tahun 1998 menyebutkan bahwa kredit adalah "penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga.
c.    Menurut Muljono, kredit adalah kemampuan untuk melakukan pembelian atau melaksanakan suatu pinjaman dengan perjanjian untuk membayar dalam waktu yang ditentukan.
d.    Menurut Hasibuan, Menjelaskan bahwa kredit ialah semua jenis pinjaman yang harus dibayar bersama bunganya oleh peminjam seperti perjanjian yang disepakati bersama.
Prinsip-prinsip perkreditan yang dijalankan oleh bank adalah prinsip 5C, beberapa orang ada yang menyebutkan prinsip 6C. Hal ini dilakukan agar perbankan tetap dalam kondisi yang sehat. Prinsip-prinsip tersebut terdiri dari:
a.  Character
b.  Capacity
c.  Capital
d.  Collateral
e.  Condition of Economy
f.   Constraint
Kebijaksanaan yang diambil oleh bank dalam perkreditan semata-mata dilakukan untuk mempermudah bank dalam menyalurkan kredit. Dalam perkembangan business perbankan mengarah kepada “one stop shoping bank”, hal ini menyebabkan permasalahan semakij rumit. Bank harus menyusun “net work” yang tidak terputus demi mendapatkan pangsa pasar yang lebih luas. Untuk mengatasi permasalahan dan kerumitan yang terjadi, maka bank mengambil kebijaksanaan perkreditan yang terdiri dari 3 azas pokok, yaitu:
a.  Azas likuiditas
b.  Azas solvabilitas
c.  Azas rentabilitas
Kredit dapat dibedakan  menjadi beberapa jenis, diantaranya bentuk kredit menurut obyek yang dibiayai, diantaranya sebagai berikut:
a.  Kredit modal kerja
b.  Kredit Investasi
c.  Personal loan
d.  Non cash loan

** Apakah Sobat pernah punya pengalaman dan pengetahuan kredit di bank? Apabila sudah dapat diceritakan pengalaman dan pemahaman perkreditan di bank, tetapi apabila belum memiliki pengalaman kredit, dapat mengamati pengalaman yang dilakukan oleh keluarga, teman, atau tetangga dalam mengakses kredit di bank.
a. Jenis kredit apa yang dipilih?
b. Manfaat apa yang diperoleh oleh peminjam?
c. Silahkan jawab dikolom komentar, jangan lupa sertakan Nama dan Nim?

*** Semoga hari ini menyenangkan dan selalu dalam lindungan-Nya, Aamiin


Monday, February 17, 2020

Manajemen Laba



Setiap periode akuntansi, baik perusahaan, lembaga keuangan, maupun perbankan melakukan pengumuman laba. Pengumuman laba memberikan ringkasan informasi penting mengenai posisi keuangan dan kinerja perusahaan baik untuk periode kuartalmaupun tahunan. Informasi rinci pada laporan keuangan dapat dianalisis untuk memberikan gambaran mengenai kinerja dan prospek perusahaan masa datang yang tidak dapat diperoleh dari ringkasan informasi saat pengumuman laba. Para investor, pemilik modal, dan pihak terkait merupakan pengguna utama dan yang menanti informasi pengumuman laba. Informasi ini juga terkait dengan capaian target yang diinginkan periode sebelumnya.

Manajemen laba dapat didefinisikan sebagai ”intervensi manajemen dengan sengaja dalam proses penentuan laba, biasanya untuk memenuhi tujuan pribadi” (Schipper, 1989). Dalam mengelola laba, terdapat tiga strategi yaitu: meningkatkan laba, mandi besar, dan penataan laba. Masing-masing strategi memiliki cara dan tujuan tertentu yang ditujukan untuk memperoleh manfaat bagi penggunanya. Manajer keuangan memiliki peran penting dalam pengelolaan laba atau sering disebut sebagai manajemen laba.

Perusahaan, lembaga keuangan, dan perbankan melakukan manajemen laba dikarenakan beberapa motivasi, yaitu intensif perjanjian, dampak harga saham, dan ketaatan undang-undang. Motivasi tersebut yang membuat manajer harus berfikir keras dalam mendapatkan sisi keuntungan yang layak bagi pihak yang berkepentingan dengan laba. Pada sisi bawah laporan keuangan, item Laba menjadi penilaian kinerja keuangan dalam kurun satu periode.

Baru-baru ini, pecinta sepak bola dihebohkan oleh salah satu klub sepak bola liga Inggris yang  diduga melakukan penggelembungan dana.  Atas tindakan tersebut membuat klub sepak bola yang bersangkutan harus menerima sanksi. Lebih lengkapnya silahkan baca berita berikut https://sport.detik.com/sepakbola/liga-inggris/d-4900145/city-dilarang-tampil-di-kompetisi-eropa-selama-dua-musim 

Tugas:

NIM dengan angka belakang 1, 3, 5, 7: Ketika Anda memilih kelas kewirausahaan atau Anda memilih sebagai pengusaha, apa yang seharusnya dilakukan untuk menyeimbangkan neraca laporan keuangan?

NIM dengan angka belakang 0, 2, 4, 6: Ketika Anda memilih kelas kewirausahaan atau Anda memilih sebagai pengusaha, langkah apa yang Anda tempuh sebelum dan sesudah kejadian tersebut terkait dengan laporan keuangan.

NIM dengan angka belakang 8 dan 9: Ketika Anda memilih kelas kewirausahaan atau Anda memilih sebagai pengusaha, sikap apa yang harus dilakukan ketika Anda menjadi orang yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut?

Thursday, February 6, 2020

3 Fungsi Pokok Perbankan di Indonesia




Keberadaan bank menunjang kegiatan perekonomian pada masyarakat. Layanan perbankan menjadi kebutuhan pokok yang digunakan oleh pemerintah, perusahaan, investor maupun masyarakat umum. Perbankan di Indonesia berkembang menjadi dua jenis, yaitu bank konvensional dan bank syariah. Salah satu latar belakang berdirinya bank syariah adalah mayoritas penduduk di Indonesia adalah umat muslim.
Fungsi pokok perbankan di Indonesia meliputi:
  1. Menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan
  2. Menyalurkan dana kepada masyarakat dalam bentuk pembiayaan
  3. Melancarkan transaksi dan peredaran uang

Bank menjadi pilihan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dana. Kegiatan ekonomi dan transaksi masyarakat dilayani oleh bank dengan menyediakan beberapa unit dan cabang yang tersebar dibeberapa daerah. Perkembangan teknologi mendorong bank untuk menyediakan layanan berbasis internet demi mempercepat dan mempermudah transaksi. Internet banking dan mobile banking ditawarkan bagi masyarakat yang tidak memiliki banyak waktu luang untuk datang ke bank.

Sumber:
Nurohman, Y.A. 2019. Pengantar Manajemen: Penerapan pada Industri Perbankan. Yogyakarta: CV Gerbang Media Aksara


Monday, July 16, 2018

Menumbuhkan Budaya Berorientasi Kinerja


Manajer memberikan motivasi secara materi maupun non-materi sebagai upaya meningkatkan kinerja karyawan. Motivasi diberikan agar karyawan mampu menjalankan visi dan misi secara tepat. Tuntutan perusahaan yang tinggi dapat menyebabkan kinerja karyawan tidak konsisten apabila tidak adanya komitmen yang tinggi dari karyawan.

Budaya organisasi dalam suatu perusahaan merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh semua nggota manajemen dalam menjalankan visi dan misi. Pentingnya motivasi membuat karyawan lebih mengharapkan motivasi berupa materi, seperti bonus, tunjangan, paket liburan dan fasilitas penunjang.

Perusahaan harus menciptakan budaya organisasi yang berorientasi pada kinerja. Hal ini dilakukan untuk menjalankan manajemen yang efektif dan efisien. Perusahaan tidak dibebani oleh motivasi berupa materi. Kesadasaran karyawan dalam metraih capaian yang tinggi dapat diterapkan sebagai budaya organisasi.

Strategi yang dilakukan dengan kepemimpinan produk, keunggulam operasional dan kedekatan pelanggan. Budaya organisasi dapat ditumbuhkan dalam masing-masing strategi yang dipilih oleh perusahaan. Gagasan diciptakan untuk menjalankan strategi secara efektif dan efisien.

Evaluasi dilakukan secara berkala sebagai ukuran capaian yang dilakukan dalam pemilihan strategi. Proses pembelajaran dijalankan oleh karyawan untuk menemukan budaya yang berorientasi terhadap kinerja.

Thursday, July 5, 2018

Prinsip Etika Iklan




Iklan merupakan alat yang digunakan oleh perusahaan untuk menyampaikan pesan dan kesan dari suatu produk dan jasa agar membentuk daya tarik pada konsumen. Perkembangan teknologi membuat iklan lebih mudah sampai ditangan konsumen, sebagai contoh media sosial menjadi sarana untuk menyampaikan iklan kepada masyarakat.

Kemudahan memperluas iklan melalui media sosial, membuat beberapa iklan diragukan kebenarannya. Banyak dijumpai iklan yang menawarkan barang dan jasa yang tidak sesuai dengan fakta dan kenyataan.

Pemasar harus memiliki etika dalam memasarkan produknya. Pesan yang disampaikan dalam iklan harus sesuai dengan kondisi barang dan jasa yang ditawarkan, meskipun iklan yang dibagikan melalui media sosial.

Berikut ini merupakan prinsip-prinsip iklan yang etis:
1.  Iklan yang disampaikan tidak boleh mengarah pada tindakan yang bertentangan dengan moralitas
2.  Iklan harus menyampaikan informasi yang benar, apalagi terkait dengan keamanan dan keselamatan
3.  Iklan tidak boleh memberikan paksaan kepada masyarakat dan tidak mengandung unsur kekerasan
4.   Iklan tidak boleh menyampaikan informasi palsu dan memperdaya masyarakat

Adanya prinsip iklan yang etis diharapkan mampu mengurangi iklan yang menyampaikan informasi tidak sesuai dengan fakta. Kerugian yang diterima oleh masyarakat dapat diminimalisir melalui iklan yang etis. Masyarakat perlu menyaring dan memilah iklan sebagai salah satu referensi dalam membeli produk dan jasa.
 

Tuesday, June 26, 2018

Perbandingan Konsep Kepemilikan Islam dengan Sosialisme



Indikator

Islam
Sosialisme
Kepemimpinan
Alloh adalah pemilik mutlak, sedangkan manusia memiliki keterbatasan
Kepemilikan mutlak oleh manusia
Hak Pemanfaatan
Sesuai dengan ketentuan Alloh yang telah ditetapkan
Manusia memiliki kebebasan dalam memanfaatkan
Kepemilikan
Diatur oleh agama
Hak kepemilikan individu dijunjung tinggi
Distribusi Kepemilikan
Diatur oleh pasar, pemerintah dan Al-Qur’an
Menganut sistem pasar  yang berlaku
Tanggung Jawab
Pertanggung jawaban didunia dan akhirat
Pertanggung jawaban kondisi ekonomi sesuai keadaan atau yang diusahakan

Friday, June 8, 2018

Produksi Ramah Lingkungan


 

Konsep produksi ramah lingkungan (green manufacturing) merupakan sebuah proses pembuatan produk berdasarkan kriteria yang memenuhi standar ramah lingkungan melalui proses yang efisien.

Industri modern mensyaratkan produk dan jasa yang ditawarkan harus memenuhi standar ramah lingkungan. Isu pemasanan global dan kerusakan lingkungan berdampak terhadap produk yang ditawarkan. Perusahaan beramai-ramai berusaha menciptakan produk sesuai standar yang berlaku dan menekan biaya produksi.

Langkah yang dilakukan oleh perusahaan untuk menciptakan produk ramah lingkungan dapat dilakukan dengan cara sebagaimana berikut ini:

a.             Bahan baku yang dapat didaur ulang
b.             Bahan baku yang terbarukan
c.             Bahan baku tidak berbahaya baik bagi makhluk hidup maupun lingkungan
d.             Bahan baku yang ringan
e.             Efisien penggunaan bahan bakar

Produksi produk ramah lingkungan diharapkan dapat mengurangi kerusakan lingkungan yang terjadi. Pada sisi lain, penggunaan produk ramah lingkungan mampu menekan biaya produksi. Biaya produksi yang rendah akan tercipta harga jual yang terjangkau oleh masyarakat. Peningkatan penjualan berbanding lurus dengan keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan.

Pemerintah menerapkan aturan terkait produk ramah lingkungan, sebagai contoh kendaraan low cost green car. Dimana kendaraan yang diciptakan dengan biaya yang rendah dan memenuhi uji emisi sebagai kendaraan ramah lingkungan.






Sunday, May 27, 2018

Pendekatan Sumber Dana Dalam Perencanaan Kredit






Bank melakukan aktivitas menghimpun dan penyaluran dana kepada masyarakat. Aktivitas ini terjadi sebagai bentuk kehidupan suatu perbankan. Prosesnya, bank sering mengalami kesulitan dalam menghimpun dan menyalurkan kepada masyarakat. Beberapa pendekatan dapat dilakukan dalam memecahkan permasalahan dalam perencanaan kredit, diantaranya sebagai berikut:

a.    Volume dana yang dapat dikumpulkan
b.    Volume dana yang dapat dipinjamkan
c.    Jenis pembiayaan yang tersedia
d.    Sumber-sumber pendanaan
e.    Besaran biaya
f.     Margin atau spread yang dapat diperoleh

Berdasarkan beberapa pendekatan diatas, maka dapat diketahui bagaimana memecahkan suatu permasalahan perkreditan. Beberapa strategi dapat dibentuk dan diwujudkan dalam pelaksanaan kebijakan perbankan dalam menghimpun dan menyalurkan dana kepada  masyarakat. Kepekaan dan pengalaman kerja karyawan bank akan menentukan ketepatan pengambilan keputusan.

Wednesday, April 11, 2018

Peluang Ekonomi Syariah

Pengembangan ekonomi syariah berpeluang memperbaiki sistem ekonomi yang sedang dalam kondisi kurang baik. Peluang pengembangan ekonomi syariah muncul karena kesadaran peran nilai moral berdasarkan ajaran Islam, motivasi pengembangan kepentingan umat, restrukturisasi sosial, ekonomi dan keuangan, serta kebijakan strategis bersifat komprehensif berbasis ekonomi syariah.
Dalam memperkuat sistem ekonomi syariah terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan. Langkah-langkah tersebut antara lain:
  1. Pengembangan ilmu ekonomi syariah didunia pendidikan formal dan non formal
  2. Penguatan regulasi yang mendukung syariah dalam institusi keuangan maupun kegiatan bisnis
  3. Pengembangan perekonomian secara nyata untuk kesejahteraan masyarakat luas yang ditopang lembaga keuangan yang berbasis syariah

Keadilan dan kesejahteraan bersama dimaksudkan agar harta tidak dikuasai oleh sekelompok orang. Menjamin hak dan kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan perekonomian perlu didukung oleh pemerintah. Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dapat dicapai ketika pemerataan ekonomi terwujud.

Pelaksanaan pengembangan ekonomi syariah dapat dilakukan sebagai upaya perbaikan sistem ekonomi. Pembangunan dapat berjalan dengan asas pemerataan untuk kepentingan bersama. Realisasi pelaksanaan dapat optimal apabila didukung peraturan yang menjembatani pelaksanaan kebijakan perekonomian tersebut. 

Thursday, March 8, 2018

Proses Pembuatan Kuesioner


Kuesioner dibutuhkan dalam proses penyelesaian penelitian. Fungsi dari kuesioner adalah sebagai alat untuk memperoleh data dari responden. Kuesioner mampu mentransformasikan jawaban responden menjadi data yang siap untuk dianalisa. Sebelum melakukan observasi lapangan, maka seorang peneliti harus menyiapkan kuesioner yang mampu memberikan informasi sesuai kebutuhan penelitian. Berikut ini beberapa persiapan yang perlu dilakukan dalam proses pembuatan kuesioner:
a.    Menetapkan informasi yang dibutuhkan untuk menunjang penelitian
Peneliti harus menyiapkan beberapa informasi terkait kebutuhan penelitian. Informasi yang ingin diperoleh dari responden dapat terlihat dari tujuan akhir penelitian. 
b.    Menentukan metode wawancara
Teknik interview yang dilakukan dapat menetukan jenis kuesionernya. Wawancara langsung atau memberikan kuesioner kepada responden untuk diisi sendiri akan menentukan desain kuesioner.
c.    Menetapkan butir-butir pertanyaan
Butir-butir pertanyaan yang disusun harus mampu memberikan jawaban atau informasi yang sebenarnya dan dibutuhkan untuk proses penelitian. Secara nyata, butir pertanyaan merupakan penentuan apakah penelitian tersebut berhasil atau tidak. Kesalahan butir pertanyaan akan memberikan informasi yang tidak berguna atau tidak bermanfaat dan memberikan  untuk pernyataan yang salah terhadap hasil penelitian.
d.    Desain pertanyaan untuk mengatasi ketidakmampuan dan ketersediaan jawaban responden
Beberapa pilihan jawaban mungkin tidak tersedia bagi respoden, maka disini peneliti harus memberikan pilihan lain bagi responden untuk memberikan jawaban secara terbuka. Karena dalam percarian data, seorang peneliti tidak boleh mengarahkan responden untuk memilih jawaban tertentu.
e.    Struktur dan kalimat pertanyaan
Pertanyaan yang dibuat dalam kuesioner harus tersusun secara terstruktur. Pertanyaan yang dibuat dapat secara berurutan sesuai dengan jawaban yang akan diberikan atau dapat menggunakan urutan berdasarkan tema pertanyaan. Kalimat yang disusun harus mudah dipahami oleh responden dan pertanyaan yang memiliki unsur kalimat positif.
f.     Mendesain kuesioner
Biasanya jumlah pertanyaan yang tersaji dalam kuesioner tidak sedikit, hal ini untuk efektivitas dan efisiensi dalam proses pencarian data. Maka desain pertanyaan harus dibuat yang menarik dan tidak menimbulkan kejenuhan bagi responden ketika melihat struktur pertanyaan yang banyak.
g.    Uji coba kuesioner

Kuesioner yang baik akan tercipta setelah diuji cobakan terlebih dahulu. Beberapa masukan dari responden akan memberikan dampak positif dalam proses pengisian kuesioner. Uji coba kuesioner dapat dilakukan dengan memberikan 10-20 kuesioner kepada responden atau tergantung jumlah sample dan populasi yang digunakan.

Thursday, January 11, 2018

Ekonometrika


Mata kuliah ekonometrika menjelaskan metodologi pemodelan ekonometrika dan masalah analisis ekonomi: spesifikasi, pendugaan, dan verifikasi model serta penggunaannya. Model-model empiris, seperti model permintaan, penawaran dan makroekonomi. Penyebab, akibat dan cara mengatasi penyimpangan model regresi klasik. Model distributed-lags, pilihan kualitatif, dan persamaan simultan.

berikut materi kuliah yang bisa di download
Pertemuan 1
Pertemuan 2
Pertemuan 3
Pertemuan 4
Pertemuan 5
Pertemuan 6
Pertemuan 7
Pertemuan 8
Pertemuan 10
Pertemuan 11
Pertemuan 12

Friday, December 30, 2016

Bentuk-bentuk Restrukturisasi Perusahaan


Perusahaan dapat melakukan restrukturisasi melalui empat pilihan, yaitu (1) ekspansi, (2) jual cepat, (3) pengendalian oleh perusahaan induk, dan (4) perubahan dalam struktur kepemilikan. Maka disini saya akan membahas salah satu bentuk restrukturisasi yang sering dilakukan oleh perusahaan.
v  Ekspansi
Adalah sebuah aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan atau perbankan dalam memperluas atau memperbesar usaha yang dapat dilihat dengan penciptaan pasar baru, perluasan aktivitas, perekrutan pegawai dan perluasan ekonomi secara global.
Dalam melakukan ekspansi sendiri dapat dibedakan menjadi tiga:
a.       Merger dan Akusisi
Merger dapat diartikan sebagai transaksi yang merangkum beberapa unit ekonomi menjadi satu unit ekonomi.
Pembelian (purchase) berarti membeli terhadap suatu unit perusahaan yang lebih kecil, yang dilebur ke perusahaan pembeli. Suatu pemusatan kepentingan (polling of interest) berarti penggabungan dua perusahaan yang besarnya kurang lebih sama dan dalam operasi selanjutnya identitas dari masing-masing perusahaan tetap dipertahankan pada tingkat tertentu.
b.       Penawaran tender
Dalam aktifitas penawaran tender, perusahaan A yaitu perusahaan yang ingin mengambil alih kendali perusahaan lain (B), menawarkan kepada para pemegang saham B untuk membeli saham-saham perusahaan tersebut.
Akibat dari diharuskannya prinsip keterbukaan dalam aktivitas penawaran tender, persaingan calon pengambil alih perusahaan menjadi meningkat dan sewajarnya, harga perolehan juga meningkat sebelum harga pasar ditetapkan bahkan jauh sebelum penawaran tender dilaksanakan.
c.       Usaha patungan

Usaha patungan melibatkan kerjasama bagian-bagian kecil  dua perusahaan dalam jangka waktu terbatas 10 sampai 15 tahun atau kurang. Kegiatan ini dilakukan untuk mempermudah penciptaan usaha baru ketika terjadi kendala dalam permodalan maupun sumber daya lain non keuangan.

Thursday, October 20, 2016

Manajemen Strategik


Mata kuliah manajemen strategik difokuskan kepada konsep strategi dan proses formulasi, formasi, implementasi dan evaluasi strategi. Cakupan pembahasan mata kuliah ini meliputi; penetapan arah atau visi strategik (misi, visi, nilai-nilai dan tujuan), analisis lingkungan eksternal, identifikasi sumberdaya dan kapabilitas internal, pengembangan dan pemilihan strategik baik tingkat korporat, bisnis maupun fungsional, implementasi dan eksekusi strategi; serta evaluasi dan pengendalian strategik. Mahasiswa dikembangkan untuk mempunyai kemampuan berpikir strategik, membuat keputusan strategik dan memandang berbagai isu bisnis dari perspektif perusahaan secara menyeluruh

Berikut materi - materi pada kuliah ini
Pertemuan 1
Pertemuan 2
Pertemuan 3
Pertemuan 4
Pertemuan 5
Pertemuan 6
Pertemuan 7

Thursday, June 30, 2016

Syarat-Syarat Uang


Salah satu unsur kebutuhan yang melekat dalam kehidupan seseorang adalah uang. Dari masa ke masa, mayoritas individu menempatkan uang dalam posisi yang tinggi. Seseorang berusaha mencapai puncak kehidupan (karir) untuk mendapatkan kebebasan finansial, dengan maksud segala kebutuhan dapat terpenuhi oleh uang yang dimiliki.
Uang diterbitkan oleh suatu negara dengan tujuan memudahkan perdagangan antar masyarakatnya, tidak menutup kemungkinan menjadi alat perdagangan antar negara. Setiap mata uang memiliki nilai yang tak sama. Uang dapat beredar ditengah masyarakat memiliki beberapa syarat. Berikut ini syarat-syarat yang harus dimiliki oleh uang:
1.      Dapat diterima secara umum dan memiliki nilai yang stabil
Uang yang beredar harus bisa diterima secara umum oleh masyarakat. Salah satu faktor uang dapat diterima adalah diterbitkan oleh pemerintah dan dilindungi oleh undang-undang. Artinya ada legalitas yang membuat uang tersebut diakui oleh suatu negara dan internasional.
2.      Mudah dibawa
Kelemahan uang logam mulia sebagai uang adalah tidak mudah dibawa kemana-mana. Dalam jumlah besar akan terakumulasi berat yang sulit dibawa kemana-mana. Padahal uang menjadi salah satu instrumen yang dibawa seseorang dalam bepergian. Syarat uang mudah dibawa kemana-mana menjadi salah satu syarat terpenting yang harus terpenuhi.
3.      Tahan lama dan awet
Uang yang beredar memiliki masa atau jangka waktu beredar, bisa dalam hitungan sepuluh tahun, dua puluh tahun atau lebih. Dalam rentang waktu yang lama ini, uang logam maupun uang kertas harus bisa digunakan berkali-kali dalam tingkat kerusakan yang tidak parah.
4.      Tidak mudah ditiru
Maraknya pemalsuan uang di Indonesia menjadi masalah yang masih sulit untuk diatasi. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat dalam mengenali uang asli, ditambahnya majunya peralatan alat cetak juga disalahgunakan oleh beberapa oknum. Uang yang baik memiliki syarat tidak mudah ditiru karena memiliki ciri khusus atau detail yang sulit untuk ditiru.
5.      Dapat dibagi dalam unit yang kecil
Pecahan uang yang bervariasi memudahkan masyarakat dalam penggunaannya. Kemampuan ekonomi setiap orang dan nilai suatu barang juga menjadi alasan pecahan uang harus beragam. Di Indonesia sebagai contoh memiliki pecahan Rp. 100, Rp. 500, Rp. 1000 dan pecahan tertinggi Rp. 100.000.