Showing posts with label Opinion. Show all posts
Showing posts with label Opinion. Show all posts

Wednesday, April 11, 2018

Peluang Ekonomi Syariah

Pengembangan ekonomi syariah berpeluang memperbaiki sistem ekonomi yang sedang dalam kondisi kurang baik. Peluang pengembangan ekonomi syariah muncul karena kesadaran peran nilai moral berdasarkan ajaran Islam, motivasi pengembangan kepentingan umat, restrukturisasi sosial, ekonomi dan keuangan, serta kebijakan strategis bersifat komprehensif berbasis ekonomi syariah.
Dalam memperkuat sistem ekonomi syariah terdapat beberapa langkah yang bisa dilakukan. Langkah-langkah tersebut antara lain:
  1. Pengembangan ilmu ekonomi syariah didunia pendidikan formal dan non formal
  2. Penguatan regulasi yang mendukung syariah dalam institusi keuangan maupun kegiatan bisnis
  3. Pengembangan perekonomian secara nyata untuk kesejahteraan masyarakat luas yang ditopang lembaga keuangan yang berbasis syariah

Keadilan dan kesejahteraan bersama dimaksudkan agar harta tidak dikuasai oleh sekelompok orang. Menjamin hak dan kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan perekonomian perlu didukung oleh pemerintah. Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dapat dicapai ketika pemerataan ekonomi terwujud.

Pelaksanaan pengembangan ekonomi syariah dapat dilakukan sebagai upaya perbaikan sistem ekonomi. Pembangunan dapat berjalan dengan asas pemerataan untuk kepentingan bersama. Realisasi pelaksanaan dapat optimal apabila didukung peraturan yang menjembatani pelaksanaan kebijakan perekonomian tersebut. 

Wednesday, January 17, 2018

PENGARUH KOMUNIKASI SOSIAL MEDIA TERHADAP PERSEPSI KONSUMEN PADA PRODUK KOSMETIK HALAL

Akhir-akhir dengan meningkatnya teknologi informasi khususnya internet, ini teknik pemasaran melalui sosial media semakin berkembang. Peneliti dan manajer pemasaran sebuah perusahaan memiliki pemahaman yang terbatas tentang peran dari komunikasi sosial media pada ekuitas merek, sikap pada merek, dan minat pembelian. Kemampuan platform media sosial untuk menanamkan diri pada gaya hidup banyak pengguna mereka seharusnya dirasakan sebagian besar sebagai peluang oleh perusahaan yang ingin menggunakan platform semacam itu untuk menghasilkan dan meningkatkan hubungan dengan pelanggan.
Penelitian ini menggunakan 99 responden muslim yang ada di Surakarta mengunakan metode survei. Untuk menguji model, peneliti meneliti konsumen produk kosmetik berlabel halal. Pengujian pada penelitian ini menggunakan regresi sederhana. Program statistik SPSS digunakan untuk menguji validitas dan reliabilitas instrument dan hipotesis penelitian.
Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara komunikasi media sosial baik pada ekutitas merek dan sikap pada merek. Variabel ekuitas pada merek dan sikap pada merek juga terbukti berpengaruh terhadap minat pembelian kosmetik halal. Dengan demikian, pengujian dari semua hipotesis  yang ada didukung.

EXPERIENTIAL MARKETING DAN LOYALITAS PADA SMARTPHONE

Dalam beberapa tahun terakhir, ponsel telah berkembang yang pada awalnya hanya perangkat komunikasi interpersonal menjadi mesin multimedia yang lebih kita kenal dengan sebutan ponsel pintar (Smartphone). Kompetisi diantara merek ponsel pintar (Smartphone), termasuk Samsung semakin meningkat. Untuk memenangkan kompetisi yang dapat dilakukan dengan cara membentuk loyalitas merek dan loyalitas merek dapat dibangun melalui pemasaran experiental. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari bagaimana pengaruh pemasaran experiental terhadap loyalitas smartphone Samsung. Penelitian ini dilakukan di area Surakarta dengan 155 responden. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode convenience sampling dan untuk menganalisa data menggunakan metode analisis Structural Equation Model (SEM). Hasil dari temuan ini akan memperjelas hubungan kausal antara variabel yang sedang dikembangkan dalam model penelitian ini. Berdasarkan analisis data diketahui pemasaran experiental secara signifikan dapat mempengaruhi peningkatan loyalitas merek.

full artifcle

Wednesday, November 30, 2016

Strategi Bersaing Perusahaan Kecil


Perusahaan baru atau perusahaan lama dipasar yang memiliki pangsa pasar kecil akan sulit bersaing dengan perusahaan dominan. Maka untuk meningkatkan laba, perusahaan perlu bersaing dengan perusahaan dominan. Perusahaan dominan dapat diartikan ketika perusahaan mampu menguasai 60%-70% penjualan. Harga jual barang atau jasa yang ditetapkan oleh perusahaan dominan lebih rendah dibandingkan dengan biaya produksi dan biaya operasional perusahaan baru maupun perusahaan kecil yang memiliki pasar kecil.
Peningkatan penjualan bagi perusahaan baru dan perusahaan lama yang memiliki penjualan rendah dapat dilakukan dengan beberapa strategi. Strategi yang diterapkan harus berdasarkan kemampuan perusahaan tersebut, terlebih perusahaan dominan akan lebih unggul dibeberapa hal. Maka strategi yang dapat dilakukan oleh perusahaan baru dan perusahaan kecil dalam menghadapi perusahaan dominan adalah dengan strategi berikut ini.
1.      Efisiensi biaya
Menekan biaya produksi dan biaya yang tidak perlu dapat menurunkan harga jual. Dengan harga jual yang relatif murah diharapkan dapat menarik konsumen baru maupun konsumen dari perusahaan dominan. Harga murah selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen, meskipun belum tentu konsumen akan membeli kembali produk atau jasa tersebut.
2.      Segmen pasar tertentu (relung/niche)
Perusahaan dominan menguasai 60%-70% pasar, tetapi tidak semua pasar dapat dikuasai atau dilayani oleh pasar dominan. Selalu ada celah bagi perusahaan baru atau perusahaan kecil untuk memasuki segmen pasar yang belum dikuasai perusahaan dominan. Dengan celah pasar ini, perusahaan baru atau perusahaan kecil dapat mengembangkan produk dan jasanya yang berorientasi pada pertumbuhan.
3.      Atribut produk intangible (pelayanan)
Menyentuh yang tidak terlihat bisa menjadi strategi bari perusahaan baru atau perusahaan kecil, diantaranya dengan meningkatkan pelayanan. Seorang konsumen akan terpuaskan dengan apa yang dia rasakan meskipun tidak terlihat. Rasa puas akan membangkitkan minat bagi konsumen untuk membeli kembali.
4.      Diferensiasi produk

Produk yang khas atau ciri khusus dibandingkan dengan produk lain akan memiliki nilai lebih dihati konsumen. Produk differen identik dengan pasar yang kecil, tetapi dengan produk differen mampu menerapkan strategi harga yang lebih baik. Karena produk differen memiliki pesaing yang relatif kecil atau tidak ada.

Wednesday, April 8, 2015

Kesuksesan Instan


“Kebanyakan orang hanya melihat pencapainnya saja, mereka tidak pernah peduli pada tahap yang dilalui untuk mencapai hasil itu.” – Michael Jakson
Puncak karir – suatu titik harapan bagi semua orang yang ingin diraih. Penuh perjuangan waktu, biaya, tenaga, pikiran dan segala ide yang dikeluarkan untuk mencapai titik puncak tersebut. Tak lupa, iringan doa dipanjatkan menuju atas, agar kesuksesan yang diinginkan segera datang.
Perjalanan hidup seseorang  tidaklah sama, si A mampu memperoleh kesuksesan setelah usianya lanjut.  Sedangkan, si B memperoleh kesuksesan dengan waktu yang singkat. Ada orang yang mengatakan – faktor nasib.
Kesuksesan dan ketenaran merupakan sesuatu yang berbeda, namun keduanya saling berkaitan dan melengkapi. Orang yang sukses dapat dipastikan memiliki ketenaran, meskipun hanya lingkup bidang yang ia kuasai. Sedangkan, ketenaran – belum tentu puncak kesuksesan.
Banyak orang tenar dengan cara-cara instan, kontroversial kata kuncinya. Tapi tenar instan tidak menjamin orang tersebut berada dipuncak kesuksesan. Banyak orang tenar secara cepat, tidak membutuhkan waktu yang lama. Pertanyaannya, apakah ketenaran yang didapatkan secara instan bisa berlangsung lama?
Sebagai contoh, bisa kita lihat ditelevisi. Beberapa orang sempat booming dengan tindakan yang dilakukan di youtube. Atau,tidak sedikit yang memanfaatkan suatu kejadian untuk memperoleh ketenaran. Banyak amatir yang tiba-tiba menjadi ahli mengomentari suatu fenomena. Orang-orang yang tenar secara instan ini hanya sekejap saja muncul, seiring kejenuhan penonton menyaksikan tayangan yang sama dibeberapa stasiun televisi. 
Berbeda dengan kesuksesan yang didapat dengan kerja keras, usaha yang luar biasa, proses yang melelahkan, waktu yang banyak dikorbankan dan kesulitan yang selalu menyertai. Kesuksesan yang diraih dengan proses yang panjang menempa pelakunya untuk tahan secara fisik dan mental.
Masalah yang datang silih berganti merupakan makanan pokok yang siap disantap. Masalah bukan lagi menjadi halangan, tetapi menjadi menu yang harus ada. Seperti orang makan, memerlukan berbagai macam bumbu agar masakan yang dimakan memiliki aneka rasa yang membuat lidah merasa nikmat.
Berbeda dengan orang yang memperoleh ketenaran secara instan tanpa melalui proses yang rumit nan panjang. Ketenaran instan membuat pelakunya tidak lama berada pada posisi tersebut. Sudah pasti orang ini tidak siap dengan apa yang diperolehnya, meski apa yang diraih saat itu adalah titik puncak yang diinginkan.
Jadi, proses yang panjang, rumit, melelahkan, membosankan adalah bagian sedikit bumbu yang harus dimasukan kedalam panci kehidupan. Nantinya, masakan yang dihidangkan adalah kesuksesan yang nikmat. Ibarat makanan, semakin banyak bumbu yang digunakan, semakin enak masakan tersebut apabila mampu diolah dengan tepat.


Orang bijak berkata “kesuksesan dilihat dari proses bukan hasil.” Ketika seseorang mampu melewati setiap proses dan tahapan yang dilalui - dirinya telah sukses melewati tiap ujian yang dihadapi. Apabila proses dan tahapannya panjang, maka kesuksesan yang didapatkan sebanyak proses yang telah dilewati.

Wednesday, December 31, 2014

Perjalanan 2.0.1.4


Perjalanan malam terakhir ditahun 2014 terasa berbeda. Meski dingin tetap menusuk tulang, tapi langit menyambut dengan terbuka. Berbagai cahaya bersinar dibeberapa sudut pandang. Beberapa arah terlihat terang, walau samar terlihat awan menyelimuti langit. Gunung, perbukitan bahkan kota memancarkan sinar warna-warni, seakan menemani sambutan dari langit. Keindahan cahaya yang sebelumnya belum pernah diketahui.
Alam pun menyambut kepulanganku, bunga putih mekar melamba-lambai. Meski dahan yang lain diam seribu bahasa, tanaman wangi ini tetap menunjukan keeksisannya sebagai pesan alam. Beberapa tugas menjelang akhir tahun telah usai. Tahun depan menurut kalender masehi, sudah menanti tugas yang baru. Lebih besar, lebih menantang tanpa melupakan asalnya.
Rasa syukur selalu dipanjatkan kepada-Nya, atas segala petunjuk yang membuka pengetahuan. Pandangan yang mampu menembus batasan, menjadi anugerah teristimewa. Mata, telinga, hidung sejatinya hanya bagian panca indera yang digunakan untuk mengetahui yang kasat. Tapi pikiran dan mata hati mampu menguasai yang samar, terkadang mampu memperjelas apa yang ingin diperjelas atas ijin-Nya.

“Ku angkat suaraku dan ku bersyukur
Ku angkat tanganku dan ku berserah

Hidup ini begitu indah, penuh warna kasih dan harapan
Semua anugerah-Nya
Bila terkadang hidupmu tak seperti yang engkau impikan
jangan menyerah

…tersenyumlah sahabatku,
 oh hidup itu indah
Selalu ada harapan

Ku angkat suaraku dan ku bersyukur
Ku angkat tanganku dan ku berserah
Kugerakan kaki menari dibadaiku
Ku angkat suaraku dan ku bersyukur.” (Lirik: Hidup Itu Indah – Adon)



Jalan yang dilalui tak selamanya mulus, terasa mudah ketika melewati jalan beraspal. Sesulit apapun perjalanan, rintangan selalu dilewati. Ketika menemui jalan penuh lubang, selalulah waspada. Sama ketika menemui jalan penuh kubangan lumpur, terkadang kita terjebak. Baju yang bersih, kaki yang bersih berubah menjadi kotor saat mencoba keluar dari kubangan. Mau tak mau kaki harus turun ke tanah untuk menjaga keseimbangan.
Kotornya baju dan kaki oleh lumpur bisa dibersihkan dengan bersuci. Air selalu menjadi jalan keluar untuk menghilangkan hadas. Kotornya hati dan pikiran mampu dibersihkan dengan berdzikir serta selalu memohon ampun kepada-Nya. Satu syarat untuk memuluskan perjalanan, yakni keikhlasan.
Perjalanan tak selamanya lurus, tikungan tajam atau belokan mesra menjadi warna tersendiri. Saat melewati tanjakan, throttle perlu diinjak penuh, saat berjalan menurun kaki menginjak rem teramat dalam. Semua dilakukan untuk keselamatan. Sebuah pesan turun temurun ditanah leluhur, bangsa asing menyebutnya javanese. Pesan yang diwariskan turun temurun “eling lan waspodo”.
Hyang Wisesa mengajarkan keutamaan menjaga perilaku. Tanah yang kita injak, tanah yang kita tempati adalah warisan leluhur. Penuh perjuangan, penuh mengorbanan untuk mendapat “kemerdekaan”. Semua ditujukan untuk anak cucu, generasi penerus masa kini. Nampak sia-siakah perjuangan leluhur, melihat masa depan berisi generasi seperti sekarang.
Firman Allah Swt:
“Barangsiapa mengerjakan kebaikan sebesar zarah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.” (QS. Az-Zalzalah: 7).
Si Fulan lahir di bumi tidak hidup sendiri, berdampingan dengan makhluk ciptaannya, sesama manusia, tanaman, hewan maupun makhluk tak kasat nyata berbeda dimensi yang bisa dijumpai di bumi ini. Semua hidup berdampingan, satu sama lain terkadang saling membutuhkan.
Manusialah yang mengusik, merusak, memusnahkan segala ciptaan-Nya, yang terhampar diatas bumi. Berbagai bencana terjadi pada waktu menjelang pergantian tahun. Akankah bumi sudah tidak mampu menahan beban dosa manusia, sehingga bumi murka memberikan bencana atas kehendak-Nya?
Tidak peduli warna kulit, latar belakang, agama, ras, suku, bangsa, pekerjaan, status sosial, semuanya harus kompak menjaga alam. Bumi ini akan lestari apabila manusianya mampu menjaga dan merawat. Ajaran leluhur, warisan perjuang, ditujukan untuk memberikan amanah berupa tanah air Indonesia. Masa depan tanah air ini bergantung terhadap nasib anak muda masa sekarang.
Generasi sebelumnya telah banyak merusak, menghancurkan, membinasakan segala yang terhampar di atas bumi. Harapan baru muncul dibebankan kepada generasi sekarang. Harapan baru yang membawa perubahan, generasi berbeda dengan yang sebelumnya. Pos-pos strategis, jabatan terhormat, jaringan bisnis merupakan tempat bagi mereka generasi sekarang dimasa yang akan datang.

“…Ini saatnya kita tentukan langkah baru
Bergerak maju berwarna dan berdebu
Aku disini dan engkau disana
Bersama coba langkahi semua bendera
Redam amarah… mari bersuara
Bicara bahasa kita dengan banyak cinta
Maju bergerak hadapi semua

Eiyo kawan, lihat kedepan
Tunjukan jalan bagi kita agar bertahan
Teruskan.. teruskan… errr.. teruskan lagi
Hingga semua bermakna dan abadi
Bergeraklah ragaku dan lakukan sesuatu
Dunia ini begitu ramai dan tak tepat bila kau layu

Woii maju tak gentar, membela yang benar
Tetap semangat!!
Woii pantang menyerah, terus melangkah tetap semangat!!!”

(Lirik: Tetap Semangat – Bondan Prakoso Feat Fade2Black)

BENDA-BENDA YANG DI LARANG DIBAWA MASUK KE DALAM KABIN PESAWAT


Demi keamanan bersama dalam menggunakan transportasi udara, ada beberapa benda yang tidak boleh dibawa masuk ke dalam kabin pesawat, diantaranya sebagai berikut:
A.   bahan gas yang bertekanan: Gas portable, korek gas
B.   bahan peledak: Dinamit, petasan, senjata api
C.   benda yang mudah terbakar: minyak, korek kayu, korek api, bensin
D.   benda tajam: pisau, cutter, golok/parang, gunting, clurit
E.   benda yang mengandung magnet
F.    cairan yang bersifat korosif: air aki, air raksa, air cuka

selain barang-barang yang berbahaya dibawa ke dalam kabin pesawat, juga ada beberapa barang yang menghambat security check di airport, diantaranya sebagai berikut:
A.   cincin
B.   kalung
C.   giwang
D.   gelang
E.   arloji
F.    gasper
G.   jepit rambut
H.   peniti
I.      palu
J.    alat cukur
K.   gunting kuku
L.    bross
M.   paku

Banyak Anak, Banyak Rejeki


Sebagai orang Indonesia sering mendengar ungkapan tersebut. Sah-sah saja tiap pasangan menginginkan anak yang banyak, semua kembali kepada kemampuan masing-masing. Namun sebelum menginginkan anak yang banyak, akan lebih baik apabila mengetahui kondisi sang wanita.
Kegiatan yang dilakukan perempuan bukan pekerjaan yang mudah, kaum laki-laki belum tentu sanggup menggantikan peran wanita, meliputi mengasuh anak, memasak, melakukan pekerjaan rumah dan lebih banyak kegiatan lain yang dilakukan perempuan. Ketika kegiatan yang dilakukan oleh perempuan sudah banyak, bagaimana ketika memiliki anak yang banyak pula.
Bagi beberapa orang yang mampu, dalam arti secara materi tentu tidak masalah. Dengan kemampuan finansialnya bisa menyewa orang untuk membantu mengasuh anak. Tapi bagi yang masih kekurangan akan membebani keadaan keluarga.
Hak-hak anak juga perlu diperhatikan, anak berhak memperoleh pendidikan yang terbaik. Apabila pendapatan terbatas sedangkan biaya pendidikan semakin mahal, nantinya anak tidak mendapatkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi. Semakin banyak anak yang dimiliki membuat biaya pendidikan semakin membengkak.
Selain alasan ekonomi, kesehatan juga menjadi pertimbangan untuk memiliki anak yang banyak. Kesehatan disini berarti bagi kaum perempuan. Manusia baik itu laki-laki maupun perempuan memiliki keterbatasan, bahkan perempuan dianggap lebih lemah dibandingkan laki-laki. Perempuan bukan mesin produksi yang mampu melahirkan anak sebanyak-banyaknya.
Allah Swt berfirman:
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnyadalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (QS. Luqman: 14).
Melahirkan juga memiliki resiko yang besar, kematian menjadi resiko yang ditakutkan oleh setiap orang. Menurut hasil survei Demografi dan Kesehatan Indonesia, di tahun 2012 tingkat kematian ibu melahirkan mencapai 359 per 100.000 kelahiran hidup. Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, angka tersebut terus meningkat.
Di Indonesia Hari Ibu diperingati setiap tanggal 22 Desember, sedangkan Hari Ibu Sedunia diperingati setiap tanggal 13 Mei. Hal ini menunjukan bahwa besar peran ibu dalam setiap kehidupan anak manusia, tidak hanya di Indonesia bahkan seluruh dunia memperingati Hari Ibu.
Rasulullah Bersabda:
“ ‘Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak saya pergauli dengan baik?’ Rasulullah menjawab: ‘Ibumu!’, orang itu bertanya lagi: ‘lalu siapa?’, Beliau menjawab ‘Ibu!’, selanjutnya bertanya lagi: ‘siapa lagi?’, Beliau menjawab ‘Ibumu!’. ‘siapa lagi’ tanya orang tersebut. Dan Rasulullah menjawab ‘Bapakmu’”.
Melahirkan anak banyak memiliki resiko, andai suami menyayangi istrinya tentu tidak akan memaksakan kehamilan yang banyak. Hal ini didasarkan alasan resiko yang akan diterima ibu maupun anak, berikut berbagai resiko ketika terlalu sering melahirkan:
·         Keguguran
·         Anemia
·         Payah jantung
·         Premature
·         Cacat bawaan

·         Lumpuh kembang balita

Tuesday, December 2, 2014

Lika Liku Tembakau



Rokok sudah menjadi kebutuhan pokok sebagian masyarakat Indonesia. Daun tembakau adalah bahan baku utama rokok. Dikenal sebagai tanaman yang dibawa oleh penjajah, salah satu tanaman wajib tanam oleh penduduk pada masa itu. Tembakau masih ditanam petani dibeberapa daerah, bahkan menjadi salah satu tanaman unggulan disetiap masa tanam.
Dalam sejarahnya pada masa 1600-an, tembakau meraih popularitas di dunia barat, terutama di Amerika dan Eropa, sedangkan kondisi terbalik ada di wilayah timur. Berdasarkan Dekrit Imperal tahun 1638 di China menyatakan pemilikan, penggunaan atau penjualan tembakau merupakan pelanggaran berat dengan hukuman pemenggalan kepala. Berbeda dengan yang terjadi ratusan tahun kemudian, ketika tembakau tumbuh menjadi industri yang terus berkembang di negeri tirai bambu tersebut.

Thursday, November 20, 2014

8500



Hari Senin, 17-11-2014 pukul 21.00 merupakan salah satu hari yang menggemparkan masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak setelah berhari-hari dinantikan dibulan November, akhirnya yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat terbukti. 

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi pada malam. Harganya menjadi Rp 8.500/ liter, naik Rp 2.000 dari sebelumnya Rp 6.500/ liter. “harga BBM yang baru akan berlaku pukul 00.00 WIB terhitung sejak tanggal 18 November 2014” ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta. Dikutip dari salah satu berita online.

 “Bbm naik” salah satu teriakan muncul dari mulut tetangga, mungkin dia secara tidak langsung ingin memberitahukan berita ini ke beberapa rumah dikomplek. Padahal masyarakat sudah mengetahui kenaikan bbm melalui televisi, banyak stasiun tv swasta yang melakukan breaking news, di media sosial #BBMNaik, #Rp8500 sempat menjadi trending topic di twitter, di facebook menampilkan update status tentang yang mencaci dan sebagian bijak menanggapi kenaikan BBM, di blackberry messenger yang sering juga disingkat bbm secara bersamaan menanggapi kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) dengan penampilkan pesan pribadi yang menjadi opini penggunanya. 

Bahkan ada lelucon mengatakan “mending bbm naik, dari pada bbm tidak dibalas”. Lelucon ini sebuah sindiran bagi pengguna blackberry messenger apabila pesan yang dikirim ternyata tidak dibalas. Kenyataannya kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) lebih menghebohkan masyarakat dari pada pesan yang tidak dibalas.