Tuesday, February 3, 2015

Cara Mendapatkan Ampunan Allah




“Tak ada gading yang tak retak”
Begitulah pepatah menggambarkan kehidupan manusia. Sejak manusia lahir di dunia, tumbuh besar dan mencapai dewasa tidak akan luput oleh dosa. Kesalahan kecil baik disengaja maupun tidak, akan menambah rekening dosa seseorang. Begitu juga dengan dosa besar yang dilakukan secara sengaja dan sadar, akan memberatkan timbangan dosa yang menggunung.
Alangkah baiknya sebelum ajal menjemput, setiap umat muslim bertobat. Dengan ampunan Allah SWT yang Maha Pengampun, sebesar apapun dosa seseorang dapat diampuni. Sesuai dengan firman Allah SWT berikut ini:
Katakanlah: ‘Hai hamba-hamba-Ku yang melampui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang’”. (QS. Az Zumar: 53).
Rasulullah SAW bersabda:
Allah telah berfirman, Aku adalah Dzat yang layak untuk ditakuti (takwa). Barangsiapa bertaqwa kepada-Ku dan tidak menyekutukan-Ku dengan yang lain, maka Aku pasti memberinya ampunan”.
Berikut ini adalah cara agar mendapatkan ampunan dari Allah SWT:
1.      Taubat
Taubat yang diterima oleh Allah SWT dapat menghapus segala dosa yang telah lalu baik besar maupun kecil, yang disengaja maupun tidak disengaja. Adapun taubat yang diterima oleh Allah SWT memiliki beberapa syarat, diantaranya sebagai berikut:
a.       Menyesali segala dosa yang telah dilakukan
b.      Melepaskan diri dari jeratan dosa
c.       Niat yang kuat dan tidak akan mengulangi
2.      Mema’afkan orang lain
Ketika seseorang ingin mendapatkan ampunan Allah SWT, maka seseorang harus belajar untuk mengampuni kesalahan orang lain. Sering seorang muslim mendapatkan perlakuan yang tidak baik oleh orang lain, tidak sedikit yang didzalimi hingga menimbulkan sakit fisik maupun hati. Agar kesalahan dan dosa seseorang diampuni oleh Allah SWT hendaklah seseorang tersebut memaafkan dulu segala kesalahan orang lain tanpa menunggu orang lain meminta maaf terlebih dahulu.
Allah SWT berfirman:
“Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat(nya), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka mema’afkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An Nuur: 22).
Rasulullah SAW bersabda:
“Dua orang umatku pada hari kiamat nanti akan datang dengan duduk dan berlutut dibawah ‘Arasy. Lalu, berkatalah orang pertama, ‘Ya Tuhan, lakukanlah balasan kedzaliman dari saudaraku ini. Karena sungguh telah berbuat dzalim kepadaku.’
Allah berkata kepada orang kedua, ‘Berikan bayaran kedzaliman yang pernah engkau lakukan kepada saudaramu itu.’
Jawab orang kedua, Ya Tuhanku, sungguh seluruh amal kebaikanku telah habis.’
Maka Allah berfirman kepada orang pertama, ‘Bukankah engkau telah mendengar bahwa kebaikannya telah habis.’
Kata orang pertama, ‘Andai seperti itu, ambilah oleh-Mu keburukan-keburukanku dan tumpahkanlah kepadanya.’
Kemudian Allah SWT bertanya kepada orang pertama, ‘Apa engkau memiliki hal yang lebih baik dari itu?’
‘Apakah itu wahai Tuhanku?’ jawab orang pertama
Allah berfirman, ‘Angkatlah kepalamu dan lihatlah.’
Kemudian orang pertama mengangkat kepalanya dan memandang surga. Maka dilihatnya di surga ada sebuah istana yang terbuat dari emas permata yang belum pernah dilihat padanannya.
‘Milik sultan mana itu, Tuhanku?’ tanya orang pertama
‘Milik seorang nabi? Ataukah milik seorang syahid?’
Allah SWT berfirman ‘Istana itu milik orang yang sanggup membayar harganya.’
‘Wahai Tuhanku, siapakah itu?’ tanya kembali orang pertama
Maka Allah SWT menjawab, ‘Engkaulah yang memilikinya.’
‘Bagaimanakah caranya?’ tanya kembali orang pertama
‘Dengan kata maafmu kepada saudaramu.’ jawab Allah
Maka berkatalah orang pertama ‘Wahai Tuhanku, aku telah memaafkannya, aku mengampuninya.’
Lalu, Allah berfirman, ‘Peganglah tangan saudaramu, masuklah kalian berdua ke surga.’
3.      Memohon ampun
Untuk menghapus dosa yang telah menumpuk perlu memohon ampun secara terus menerus dan bersungguh-sungguh. Memohonlah ampun kepada Allah SWT dengan sepenuh hati. Karena Allah SWT tahu apa yang tersembunyi disetiap hati umatnya. Barangsiapa yang memohon ampun kepada Allah SWT, maka akan dikabulkan permintaannya. Seperti seseorang saat meminta bantuan kepada orang lain, orang yang sepenuh hati meminta bantuan tentu akan diperkenankan permohonannya.
Allah SWT berfirman:

“(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu dperkenankan-Nya bagimu: ‘Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut. Dan Allah tidak menjadikannya (mengirim bala bantuan itu), melainkan sebagai kabar gembira dan agar hatimu menjadi tenteram karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al Anfaal: 9-10). 
Categories: ,

0 comments:

Post a Comment