Sunday, March 1, 2015

Manajemen Perubahan


Semua organisasi merupakan bagian dari sistem sosial yang hidup di tengah-tengah masyarakat. Masyarakat itu sendiri memiliki sifat dinamis, selalu mengalami perubahan dan perkembangan. Karakteristik masyarakat seperti itu menuntut organisasi untuk juga memiliki sifat dinamis. Tanpa dinamika yang sejalan dengan dinamika masyarakat, organisasi tidak akan survive apalagi berkembang. Ini berarti bahwa perubahan dalam suatu organisasi merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Secara terus menerus organisasi harus menyesuaikan diri dengan tuntutan dan perubahan yang terjadi di lingkungannya. Proses penyesuaian dengan lingkungan merupakan salah satu permasalahan besar yang dihadapi organisasi modern. Kecuali perubahan yang bertujuan menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan, organisasi kadang-kadang menganggap perlu secara sengaja melakukan perubahan guna meningkatkan keefektifan pencapaian tujuan yang sudah ditetapkan. Karena sifat dan tujuan setiap organisasi berbeda satu sama lain maka frekuensi dan kadar perubahan yang terjadinya pun tidak selalu sama. Organisasi-organisasi tertentu lebih sering mengalami perubahan, sementara organisasi lain relatif  jarang melakukannya.
Mata kuliah ini dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keahlian mahasiswa dalam memahami dampak perubahan dalam organisasi. Dalam kehidupan nyata, proses perubahan sering tidak sesuai dengan yang diharapkan. Mata kuliah ini diharapkan mampu memberikan dasar pengetahuan kepada mahasiswa tentang pentingnya perubahan dalam organisasi, faktor apa dalam organisasi yang perlu dirubah, bagaimana perubahan perlu dilaksanakan, siapa orang-orang yang terlibat dalam proses perubahan, kapan proses perubahan perlu dilakukan, dan aspek lain yang berkaitan dengan pengelolaan perubahan dalam organisasi
Buku yang digunakan
1.  Manajemen Perubahan - Dr. H. Ismail Nawawi Uha, MPA., M.Si.


2. The Kaizen Power - Masaaki Imai

3. Manajemen Perubahan - Drs. Nur Nasution M.Sc., APU

Materi Kuliah adalah sebagai berikut
Categories: ,

0 comments:

Post a Comment